Sintaks Penerapan Blended Learning


• 5 min read
Sintaks Penerapan Blended Learning

Pada pembahasan sebelumnya kita telah membahas teori tentang pembelajaran blended learning atau pembelajaran baruan.

Salah satunya menurut heinze.

Heinze A dan Procter C,( 2010)

menyatakan bahwa blended learning adalah

campuran dari berbagai strategi pembelajaran dan metode penyampaian yang akan mengoptimalkan pengalaman belajar bagi penggunanya.

Harding, Kaczynski dan Wood (2005),

Blended learning merupakan

pendekatan pembelajaran yangmengintegrasikan pembelajaran tradisonal tatap muka dan pembelajaran jarak jauh yang menggunakan sumber belajar online (terutama yang berbasis web) dan beragam pilihan komunikasi yang dapat digunakan oleh guru dan siswa.

Jadi, pembelajaran blended atau campuran merupakan kombinasi lebih dari satu metoda pembelajaran, atau mengkombinasikan antaratatap muka (pembelajaran secara konvensional: dengan metode ceramah, penuguasan, tanya jawab dan demontrasi), dan pembelajaran secara online dengan memanfaatkan berbagai macam media dan teknologi untuk mendukung belajar mandiri dan memberikan pengalaman belajar kepada siswa.

Bagaimana Penerapannya?

Penerapan blended learning dapat menggunakan sintak untuk mempermudah tahapan pembelajaran. Contoh sintak adalah sebagai berikut.

Tahap 1: Pencarian informasi (Seeking of information)

Tahap 2: Perolehan informasi (Acquisition of information)

Tahap 3: Sintesa pengetahuan (Synthesizing of knowledge)

TAHAPAN

KEGIATAN GURU

KEGIATAN SISWA

(1)

(2)

(3)

 

 

 

PENCARIAN INFORMASI

 

 

 

 

 

Pencarian informasi dari

Guru menyampaikan kompetensi dan tujuan

Siswa dalam kondisi siap belajar dan

berbagai sumber informasi

pembelajaran untuk menginisiasi kesiapan

menyiapkan alat/bahan untuk

yang tersedia baik melalui

belajar siswa sekaligus mempersiapkan

eksplorasi topik yang disampaikan

internet maupun buku

siswa dalam proses eksplorasi konsep

oleh guru/fasilitator. Eksplorasi

dengan penyampaian/

materi yang relevan melalui kegiatan

materi melalui buku pendamping

pendemonstrasian fenomena

pembelajaran tatap muka (face to face) di

(offline) maupun internet (online).

melalui tatap muka (face to

kelas maupun pembelajaran dengan

 

face) di kelas

suplemen TIK (online). Kegiatan eksplorasi

 

 

konsep dapat dilakukan secara individual

 

 

maupun kelompok.

 

 

 

 

 

Guru memfasilitasi, membantu, dan

Siswa dapat membentuk kelompok

 

mengawasi siswa dalam proses eksplorasi

2-4 orang untuk bersama-sama

 

konsep & teori sehingga informasi yang

melakukan proses eksplorasi topik

 

diperoleh tetap relevan dengan yang sedang

yang disampaikan guru atau

 

dibahas, serta diyakini validitas/reliabilitas

fasilitator dan dapat bertanya kepada

 

dan akuntabilitas akademiknya.

guru atau fasilitator apabila

 

 

menemui masalah.

TAHAP

KEGIATAN GURU

KEGIATAN SISWA

(1)

(2)

(3)

 

 

 

PEROLEHAN INFORMASI

 

 

(ACQUISITION OF

 

 

INFORMATION)

 

 

 

 

 

Menginterpretasi dan

Guru mengkonfrontasi ide atau gagasan yang telah ada

Siswa menuliskan hasil elaborasi

mengelaborasi informasi

dalam pikiran siswa dengan hasil interpretasi

tentang topik yang dipelajari

secara personal maupun

informasi/pengetahuan dari berbagai sumber yang

secara individu atau kelompok.

kelompok

tersedia (baik offline maupun online)

 

 

 

 

 

Guru mendorong dan memfasilitasi siswa untuk

Siswa mempresentasikan hasil

 

mengkomunikasikan hasil interpretasi dan elaborasi ide-

elaborasi dan eksplorasi topik

 

ide mengenai topik atau materi yang dipelajari secara

yang sedang dipelajari secara

 

tatap muka (face to face) maupun menggunakan fasilitas

individu atau kelompok atau

 

TIK (online), secara personal maupun kelompok.

melakukan diskusi dan tanya

 

 

jawab secara tatap muka di

 

 

depan kelas atau melalui fasilitas

 

 

TIK milik guru (web, blog, email,

 

 

chat, discussion forum, dll.)

 

 

 

 

Guru menugaskan siswa untuk mengelaborasi

Siswa mengerjakan tugas-tugas

 

penguasaan konsep materi melalui pemberian soal-soal

secara tertulis atau secara online

 

yang bersifat terbuka dan kaya (open-rich problem) baik

melalui fasilitas TIK milik guru.

Abi Sujak dan Tim

secara konvensional maupun menggunakan fasilitas TIK.

4

 

 

 

TAHAP

KEGIATAN GURU

KEGIATAN SISWA

(1)

(2)

(3)

 

 

 

PEMBUATAN SIMPULAN

 

 

PENGETAHUAN (SYNTHESIZING OF

 

 

KNOWLEDGE)

 

 

 

 

 

Merekonstruksi pengetahuan melalui

Guru menjastifikasi hasil eksplorasi dan

Siswa menyusun rangkuman atau

proses asimilasi dan akomodasi

akuisisi konsep sains secara akademik,

kesimpulan terhadap topik yang

bertolak dari hasil analisis, diskusi dan

dan bersama-sama siswa

dipelajari.

perumusan kesimpulan dari informasi

menyimpulkan konsep materi yang

 

yang diperoleh.

dibelajarkan.

 

 

Guru membantu siswa mensintesis

 

 

pengetahuan dalam struktur

 

 

kognitifnya.

 

 

Guru mendampingi siswa dalam

 

 

mengkonstruksi/merekonstruksi

 

 

konsep materi melalui perumusan

 

 

kesimpulan terhadap informasi yang

 

 

dipelajari.

 

 

 

 

Sumber : adaptasi dari Grand Ramsay (2001). Teaching and learning with information and communication Technology:

Sumber : Materi pelatihan

Video Pembelajaran Google Classroom



Perkembangan Teknologi Web
Previous article

Perkembangan Teknologi Web

Internet kini telah bermigrasi dari sekedar media berbasis read-only web (era web 1.0) menjadi participatory web (era web 2.0) dimana sifatnya telah menjadi

Alternatif Tempat Penyimpanan Gratis di Cloudinary
Next article

Alternatif Tempat Penyimpanan Gratis di Cloudinary

Diambil dari sits resmi Cloudinary di bagian about us Cloudinary didirikan pada tahun 2012 oleh tiga veteran teknologi tinggi dan pengembang berpengalaman yang terus menghadapi


GO TOP

🎉 You've successfully subscribed to Jejak Media!
OK