Soal 1.
Apa yang dimaksud dengan unplugged coding?

  • Koding yang memanfaatkan perangkat komputer dan perangkat lunak.
  • Koding yang mengajarkan konsep pemrograman tanpa menggunakan komputer, melalui aktivitas fisik, simulasi atau permainan. Ok
  • Koding yang hanya bisa dilakukan di luar ruangan.
  • Koding yang dilakukan tanpa koneksi internet.

Soal 2
Apa yang harus dilakukan jika mendapati materi Berpikir Komputasional ataupun Literasi Digital dalam Mapel KKA yang sama dengan materi dalam Mapel Informatika?

  • Yang sudah diajarkan di Informatika, tidak perlu diulang di KKA, dan ambil materi KKA lainnya
  • Tidak ada jawaban yang benar
  • Tetap diajarkan meskipun materinya sama
  • Tidak diajarkan keduanya

Soal 3
Berikut ini merupakan hal - hal yang dapat dilakukan pendidik untuk merancang pembelajaran, kecuali:

  • Mengembangkan ATP dan/atau rencana pembelajaran berdasarkan contoh-contoh yang disediakan pemerintah
  • Mengembangkan sepenuhnya alur tujuan pembelajaran (ATP) dan/atau perencanaan pembelajaran
  • Mengembangkan ATP sesuai dengan kebutuhan satuan pedidikan
  • Memanfaatkan alur yang digunakan oleh orang lain
  • Menggunakan contoh yang sudah tersedia.

Soal 4
Dalam implementasinya, Koding dan KA akan di implementasikan pada:

  • Fase C-D-E-F
  • Fase E-F
  • Fase A-B-C-D-E-F
  • Fase B-C-D-E-F
  • Fase D-E-F

Soal 5
Fungsi LMS pada pembelajaran Koding KA,

  • Sebagai pendamping proses pembelajaran
  • Sebagai pengumpulan tugas
  • Sebagai sumber utama pembelajaran
  • Sebagai suplemen pembelajaran
  • Sebagai kolaboarsio pembelajaran

Soal 6
Lingkup materi dan capaian belajar dalam naskah akademik dapat diterapkan pada intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Berdasarkan tahapan penguasaan kompetensi Koding dan KA tiap jenjang, yang bukan rumusan elemen pembelajaran Koding KA, adalah:

  • pemanfaatan dan pengembangan koding.
  • literasi digital dan analisis data;
  • berpikir komputasional;
  • literasi dan etika kecerdasan artifisial;
  • algoritma pemrograman;

Soal 7
Manakah pernyataan berikut yang menunjukkan bahwa suatu pembelajaran sudah mengintegrasikan keterampilan berpikir tingkat tinggi?

  • Siswa diberi latihan soal yang sama berulang kali
  • Siswa mengulang-ulang materi agar hafal
  • Siswa hanya diminta menjawab soal pilihan ganda tanpa penalaran
  • Siswa ditantang untuk menyelesaikan masalah baru dengan berbagai cara
  • Siswa diberi ditantang untuk melatih pemahaman yang sama berulang kali

Soal 8
Manakah pernyataan berikut yang paling menggambarkan perbedaan antara pendekatan deep learning dan surface learning dalam konteks pedagogis?

  • Deep learning melibatkan analisis dan sintesis konsep, surface learning cenderung mengulang informasi tanpa pengolahan makna
  • Deep learning mengutamakan guru sebagai pusat, surface learning mendorong pembelajaran mandiri
  • Deep learning fokus pada nilai tinggi, surface learning pada pemahaman mendalam
  • Deep learning menekankan hafalan cepat, surface learning menekankan kerja kelompok
  • Deep learning fokus pada nilai pengetahuan yang tinggi, surface learning pada pemahaman mendalam

Soal 9
Manfaat kegiatan Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Koding dan KA sebagai berikut, kecuali:

  • Menjadikan peserta pelatihan memahami kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya tentang Mata Pelajaran Koding dan KA sebagai mata pelajaran pilihan.
  • Menjadikan peserta pelatihan menguasai pengetahuan konten keilmuan Koding dan KA yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal dalam mengajar Mata Pelajaran Koding dan KA.
  • Menjadikan peserta pelatihan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pedagogik terutama dalam pembelajaran Koding dan KA yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dalam Mata Pelajaran Koding dan KA.
  • Memberikan landasan bagi pengambilan kebijakan kurikulum dan pelatihan koding dan KA;
  • Menyediakan acuan bagi satuan Pendidikan dalam melaksanakan pembelajaran koding dan KA;

Soal 10
Mengapa penerapan soal HOTS penting dalam pembelajaran abad 21?

  • Karena soal HOTS menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah
  • Karena soal HOTS lebih mudah dibuat oleh guru
  • Karena siswa bisa mengerjakannya tanpa berpikir
  • Karena siswa bisa mengerjakannya pembelajaran dengan memahami dan mengaplikasikan
  • Karena HOTS mengandalkan hafalan siswa terhadap

Soal 11
Mengenai pembelajaran koding dan KA, kita perlu mendefinisikan beberapa konsep kunci yang terkait, yaitu

(1) berpikir komputasional,
(2) pemrograman,
(3) koding,
(4) literasi digital
(5) kecerdasan artifisial.
Manakah yang menjadi konsep dasar pengembangan Koding dan KA:

  • (1), (2), (3), dan (4)
  • (1), (2), (3), dan (5)
  • (1), (2), (4), dan (5)
  • (1), (3), (5), dan (5)
  • (2), (3), (4), dan (5)

Soal 12
Pembelajaran Koding dan KA yang menekankan pada manusia sebagai fokus dalam pembelajaran, pemanfaatan, dan pengembangan KA menggunakan pendekatan:

Human-centered, ok
Plugged
Unplugged
Internet-based

Soal 13
Pembelajaran mendalam (PM) merupakan yang lebih menekankan pad aspek berikut:

(1) pemahaman konsep yang lebih bermakna untuk peserta didik,
(2) peserta didik belajar sebatas menghafal materi,
(3) peserta didik mengaplikasikannya apa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,
(4) berorientasi pada pemahaman kognitif dan pembentukan pribadi yang seimbang untuk membentuk karakter.
Pernyataan yang benar adalah

  • (1), (3) dan (4)
  • (1), (2) dan (3)
  • (2), (1) dan (4)
  • (1), (2) dan (4)
  • (2), (3) dan (4)

Soal 14
Pembelajaran mendalam (PM) merupakan yang lebih menekankan pad aspek berikut:

(1) pemahaman konsep yang lebih bermakna untuk peserta didik,
(2) peserta didik belajar sebatas menghafal materi,
(3) peserta didik mengaplikasikannya apa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,
(4) berorientasi pada pemahaman kognitif dan pembentukan pribadi yang seimbang untuk membentuk karakter.
Pernyataan yang benar adalah

  • (1), (2) dan (4)
  • (1), (3) dan (2)
  • (1), (2) dan (3)
  • (1), (3) dan (4)
  • (2), (3) dan (4)

Soal 15
Peran IDE dalam Pengembangan Aplikasi KA, Bagaimana penggunaan IDE seperti Jupyter Notebook dapat mendukung proses eksperimen dan visualisasi data pada aplikasi kecerdasan artifisial?

  • Dengan memaksa semua kode untuk dikompilasi sebelum dijalankan sehingga mengurangi fleksibilitas.
  • Dengan mendukung eksekusi berbasis sel (cell-based execution) yang interaktif dan integrasi langsung dengan alat visualisasi, sehingga memudahkan eksplorasi data secara real time.
  • Dengan menggantikan kebutuhan akan library eksternal untuk visualisasi data.
  • Dengan menyediakan antarmuka berbasis teks murni tanpa fitur grafik.
  • Dengan menjalankan semua kode secara simultan tanpa adanya pemisahan langkah.

Soal 16
Perhatikan tahapan dibawah ini,

(1) Tahap memahami.
(1) Tahap elaborasi
(1) Tahap mengaplikasikan.
(1) Tahap merefleksi.
PM dilaksanakan dengan melibatkan tiga tahapan pengalaman belajar yang termasuk tahapan tersebut adalah

  • (1), (3) dan (4)
  • (1), (2) dan (3)
  • (1), (3) dan (4)
  • (4), (3) dan (1)
  • (2), (3) dan (4)

Soal 17
Praktik Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di Berbagai Negara, Dalam kajian ini, beberapa negara dipilih sebagai lessons learned bagi Indonesia, dengan mempertimbangkan beberapa hal, seperti kedekatan kondisi demografis, sosial ekonomi negara, serta kualitas adaptasi teknologi ke dalam pembelajaran.

  • Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Singapura, India
  • India, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Australia
  • India, Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, Finlandia
  • India, Singapura, Tiongkok, Korea Selatan, Australia
  • India, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Finlandia

Soal 18
Python sebagai Bahasa Pemrograman KA, Dalam konteks pemrograman kecerdasan artifisial, mengapa Python sering dijadikan pilihan utama dibandingkan bahasa lain seperti C++ atau Java?

  • Karena Python berjalan lebih cepat di semua jenis hardware.
  • Karena Python tidak memerlukan proses debug karena kode secara otomatis teroptimasi.
  • Karena Python hanya fokus pada pengolahan data tanpa interaksi visual.
  • Karena sintaks Python yang sederhana, ketersediaan pustaka (library) yang lengkap, serta dukungan komunitas yang luas.
  • Karena Python merupakan bahasa yang telah diadopsi secara eksklusif oleh perusahaan besar.

Soal 19
Pendekatan pelatihan bagi guru Koding KA menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam dengan pengalaman belajar memahami, menerapkan dan merefleksikan.

  • IN-1 (In-Service Training 1) - ON (On-the Job Training) - IN-2 In-Service Training 2
  • IN-1 (In-Service Training 1) - ON (On-the Job Training) - IN-2 In-Service Training 2 - Refleski Tindak lanjut
  • IN-1 (In-Service Training 1) - ON (On-the Job Training) - IN-2 In-Service Training 2 – Rencana Pelatihan
  • IN-1 (In-Service Training 1) - ON (On-the Job Training) - IN-2 In-Service Training 2 - Refleski

IN-1 (In-Service Training 1) - ON (On-the Job Training) - IN-2 In-Service Training 2 - Tindak lanjut

Soal 20
Ragam Bentuk Penerapan Pembelajaran Koding dan KA

(1) Terintegrasi ke dalam mata pelajaran yang telah ada
(2) Mata pelajaran pilihan
(3) Terintegrasi Mata pelajaran Informatika
(4) Ekstrakurikuler
(5) Berdiri Sendiri
Yang paling tepat adalah:

  • (1), (3) dan (4)
  • (1), (2) dan (4)
  • (1), (2) dan (3)
  • (1), (4) dan (3)
  • (2), (3) dan (4)

Soal 21
Sebuah perusahaan e-commerce ingin meningkatkan akurasi rekomendasi produk kepada pelanggan berdasarkan riwayat pembelian dan preferensi mereka. Untuk mewujudkan ini, mereka membutuhkan tenaga ahli yang dapat membangun dan mengembangkan model machine learning. Dari daftar profesi berikut, siapa yang paling tepat untuk menangani tugas ini?

  • AI Ethics Specialist dan AI Architect
  • AI Research Scientist dan AI Ethics Specialist
  • Data Scientist dan Machine Learning Engineer
  • AI Architect dan Business Intelligence Developer
  • Robotics Engineer dan AI Developer

Soal 22
Seorang guru menggunakan AK genetratif untuk mengajarkan konsep materi pelajaran Ia tidak hanya memahami konsep yang diajarkan, tetapi juga tahu bagaimana cara mengajarkannya secara efektif, dan mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam proses pembelajaran. Hal ini menunjukkan bahwa guru tersebut telah menerapkan kerangka kerja TPACK melalui...

  • Pengetahuan teknologi secara terpisah dari materi ajar
  • Pengetahuan pedagogi and konten secara utuh dari materi ajar
  • Penggunaan media pembelajaran tanpa menyesuaikan dengan karakteristik siswa
  • Integrasi pengetahuan teknologi, pedagogi, dan konten secara sinergis
  • Pengetahuan pedagogi secara umum tanpa teknologi

Soal 23
Seorang mahasiswa teknik sedang melakukan riset tentang KA dan menemukan bahwa deep learning memiliki peran penting dalam berbagai aplikasi modern. Ia ingin memahami bagaimana deep learning dapat meningkatkan kinerja KA dibandingkan metode pembelajaran mesin tradisional. Apa penjelasan yang paling tepat?

  • Metode pembelajaran mesin tradisional lebih efektif dibandingkan deep learning dalam analisis data kompleks.
  • Deep learning menggunakan jaringan saraf tiruan yang dalam untuk mengidentifikasi pola kompleks tanpa ketergantungan pada fitur yang dirancang manusia.
  • Deep learning tidak memerlukan optimasi parameter karena sudah otomatis bekerja secara efisien.
  • Deep learning bekerja lebih cepat dibandingkan metode lainnya karena hanya membutuhkan sedikit daya komputasi.
  • Deep learning lebih unggul karena tidak memerlukan data dalam jumlah besar untuk melatih modelnya

Soal 24
Seorang pengembang perangkat lunak ingin meningkatkan efisiensi dalam menulis kode dan mengurangi kesalahan sintaksis. Bagaimana KA dapat membantu pengembang tersebut?

  • Menggunakan KA untuk membuat kode secara otomatis tanpa perlu input dari pengembang.
  • Menggunakan KA untuk menghapus semua kode yang memiliki bug tanpa memberi saran perbaikan.
  • Menggunakan KA hanya untuk memeriksa panjang kode tanpa mengevaluasi kualitasnya.
  • Menggunakan GitHub Copilot untuk memberikan saran kode berdasarkan pola yang umum digunakan dalam pemrograman.
  • Menggunakan KA untuk mengganti semua pengembang dalam tim agar lebih efisien.

Soal 25
Teknik dalam pengembangan KA yang memungkinkan sistem untuk belajar dari data dan meningkatkan kinerjanya seiring waktu adalah:

  • Natural Language Processing
  • Machine learning
  • Deep learning
  • Computer Vision

Soal 26
UNESCO (2024a) dalam dokumen AI Framework for students menyebutkan empat elemen utama yang membentuk kompetensi peserta didik dalam KA, yaitu:

(1) pola pikir yang berpusat pada manusia
(1) pemrograman
(1) teknik dan aplikasi KA
(1) desain sistem KA.
(1) etika KA
Elemen yang dimaksud adalah,

  • (1), (2), (3), dan (4)
  • (2), (3), (4), dan (5)
  • (1), (3), (4), dan (5)
  • (1), (3), (5), dan (5)
  • (1), (2), (3), dan (5)

Soal 27
Untuk mencapai PM dapat tercapai melalui 3 elemen utama, yakni:

(1) Meaningful Learning,
(2) Mindful Learning,
(3) Joyful Learning,
(4) enjoy Learning
Tiga ememen tersebut adalah:

  • (1), (2) dan (3)
  • (2), (3) dan (4)
  • (1), (2) dan (4)
  • (2), (1) dan (4)
  • (1), (3) dan (4)

Soal 28
(1) Meaningful Learning,
(2) Mindful Learning,
(3) Joyful Learning,
(4) enjoy Learning
Tiga ememen tersebut adalah:

  • (2), (3) dan (4)
  • (1), (2) dan (3)
  • (1), (2) dan (4)
  • (1), (4) dan (3)
  • (1), (3) dan (4)

Soal 29
Yang termasuk dimensi profil lulusan yaitu

  • keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.
  • keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kekuatan, dan (8) komunikasi.
  • keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) pemahaman kritis, (4), kolaborasi (5) kreativitas, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.
  • keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) kewargaan, (3) pemahaman kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.
  • keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, (2) wawasan global, (3) penalaran kritis, (4) kreativitas, (5) kolaborasi, (6) kemandirian, (7) kesehatan, dan (8) komunikasi.

Soal 30
Yang termasuk Kerangka TPACK untuk komponen pengetahuan tentang konten/Content Knowledge (CK) :

  • Pengetahuan guru tentang teknologi tradisional yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum.
  • Pengetahuan guru tentang teknologi baru yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum.
  • Pengetahuan guru tentang teknologi terbarukan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum.
  • Pengetahuan guru tentang berbagai praktik instruksional, strategi, dan metode pembelajaran.
  • pengetahuan guru terhadap konsep atau materi pelajaran yang menjadi tanggung jawab guru.