1. Pendahuluan
Drone Sekar Agri 10 Liter merupakan drone pertanian yang dirancang untuk membantu penyemprotan pupuk cair dan pestisida secara efisien. Panduan ini berisi informasi tentang spesifikasi, cara penggunaan, perawatan, serta tips keselamatan dalam pengoperasiannya.

2. Spesifikasi Teknis
- Kapasitas tangki: 10 liter
- Jarak kendali: Hingga 2 km
- Durasi penerbangan: 15-20 menit per baterai
- Tipe baterai: Li-Po 6S 16000mAh
- Sistem navigasi: GPS & RTK
- Mode penerbangan: Manual & otomatis
- Nozzle penyemprotan: 4 titik dengan jangkauan 4-6 meter
3. Perlengkapan Standar
- Drone Sekar Agri 10 Liter beserta remote kontrol
- Baterai drone (minimal 2 unit cadangan)
- Charger baterai dan power supply
- Larutan pestisida atau pupuk cair sesuai rekomendasi
- Laptop/tablet/smartphone dengan aplikasi kontrol drone
- GPS dan peta area kerja
- Peralatan keselamatan (masker, sarung tangan, kacamata pelindung)
4. Panduan Pengoperasion
4.1. Persiapan Sebelum Operasi
- Pastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan baterai drone terisi penuh.
- Cek kondisi cuaca (tidak hujan, angin tidak lebih dari 10 km/jam).
- Identifikasi area kerja dan pastikan tidak ada hambatan seperti pohon tinggi atau kabel listrik.
- Pastikan larutan pupuk/pestisida telah disiapkan dengan takaran sesuai rekomendasi.
- Kalibrasi GPS dan sistem navigasi drone.
- Pastikan semua operator dan teknisi menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.
4.2. Pengoperasian DRONE
- Nyalakan remote kontrol dan hubungkan dengan drone.
- Pastikan koneksi antara remote dan drone stabil.
- Pilih mode penerbangan otomatis/manual sesuai kebutuhan.
- Lepaskan drone secara perlahan dan pastikan stabil di udara sebelum mulai penyemprotan/sebar pupuk.
- Operasikan drone sesuai dengan jalur terprogram atau kendali manual.
- Pastikan penyemprotan/sebar pupuk dilakukan merata sesuai dosis yang ditentukan.
- Pantau indikator baterai dan kembalikan drone ke titik awal sebelum baterai habis.
4.3. Setelah Operasi
- Mendaratkan drone dengan aman di tempat yang telah ditentukan.
- Matikan drone dan remote kontrol.
- Lepaskan baterai dan simpan di tempat yang aman.
- Bersihkan drone, terutama bagian nozzle dan tangki penyimpanan.
- Catat penggunaan drone dalam logbook operasional.
- Simpan semua peralatan dengan rapi untuk penggunaan berikutnya.
5. Keselamatan dan Perawatan
- Jangan mengoperasikan drone dalam kondisi cuaca buruk.
- Pastikan operator memiliki sertifikasi atau telah mendapat pelatihan penggunaan drone.
- Hindari penyemprotan di dekat pemukiman atau sumber air minum.
- Lakukan perawatan rutin pada drone, termasuk pengecekan motor, baling-baling, dan sistem navigasi.
- Simpan drone di tempat yang kering dan aman setelah digunakan.
6. Pelaporan dan Evaluasi
- Setiap operasi harus dilaporkan ke supervisor/operator utama.
- Catat setiap kendala yang terjadi selama operasi.
- Lakukan evaluasi berkala untuk meningkatkan efektivitas penggunaan drone.
Dokumen ini harus diikuti oleh seluruh operator demi memastikan penggunaan drone yang aman dan efisien.